Halaman

Kamis, 15 Juni 2017

PENERAPAN STANDAR TEKNIK DAN MANAJEMEN PADA INDUSTRI JASA KONTRUKSI (TUGAS 2)

PENERAPAN STANDAR TEKNIK DAN MANAJEMEN PADA INDUSTRI JASA KONTRUKSI

            Assalammualaikum Wr.Wb, pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan tentang penerapan standar teknik dan manajemen pada perusahaan kontraktor. Berikut ini merupakan penjelasannya.
            PT. Tunas Jaya Sanur merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa kontruksi, dalam hal ini pembangunan apartment dan shopping arcade sea sentosa hotel. Perusahaan mengacu atau berpatokan kepada standar teknik International Organization for Standardization (ISO) dan memiliki standar manajemen mengacu pada (ISO) 9001 tahun 2008 tentang sistem manajemen mutu persyaratan. Sistem manajemen pada (ISO) 9001:2008 tidak jauh berbeda dengan versi tahun 2000, hanya saja secara signifikan lebih menekankan pada efektivitas proses yang dilaksanakannya dalam suatu organisasi.
Mutu dalam bidang industri jasa kontruksi sering didefinisikan dengan beberapa pendekatan, namun pada prinsipnya yaitu conformance to requirment yang artinya hasil yang dikerjakan sesuai dengan apa yang distandarkan. Perusahaan ini juga telah mendapatkan sertifikasi (ISO) 9001:2008 dan telah menerapkannya pada berbagai proyek pembangunan, yang contohnya seperti proyek pembangunan apartment dan shopping arcade sea sentosa hotel. Adapun penilaian standar mutu berdasarkan (ISO) 9001:2008 dimulai dari klausul 4 sampai klausul 8 dimana klausul 4 tentang sistem manajemen mutu, klausul 5 tentang tanggung jawab managemen, klausul 6 tentang manajemen sumber daya, klausul 7 tentang realisasi produk, dan klausul 8 tentang pengukuran analisis dan peningkatan.
Penerapan (ISO) 9001:2008 tentang manajemen mutu dikhususkan untuk organisasinya dalam menjaga mutu tersebut bukan mutu untuk produk ataupun sumber dayanya. Penerapan sistem manajemen dari perusahaan jasa kontruksi ini bekerja yaitu dimulai dari konsumen yang memberi masukan kepada penanggung jawab manajemen, kemudian penanggung jawab manajemen memberikan jaminan kepada konsumen. Langkah selanjutnya penanggung jawab menunjuk siapa yang pantas untuk melakukan pekerjaan yang diminta oleh konsumen, dalam hal ini memilih sumber dayanya dan kemudian merealisasikan produk yang akan langsung diberikan atau ditawarkan kembali kepada konsumen. Kemudian hasil laporannya akan dianalisis dan diserahkan kembali kepada penanggung jawab manajemen untuk dilakukannya perbaikan terus menerus dalam sistem manajemen mutu diperusahaan.

Berikut sumber yang dijadikan acuan dalam menceritakan hal diatas :

Read More..

Jumat, 07 April 2017

Mimpi dan Harapan Ku

Mimpi dan Harapan Ku

            Setiap orang yang dilahirkan ke dunia ini pasti memiliki mimpi indah untuk diwujudkan. Mimpi  mampu memberikan dampak positif bagi diri seseorang karena jika seseorang menginginkan sesuatu pasti ia akan berusaha mendapatkannya dan akan bekerja keras untuk mewujudkannya. Mimpi dan Harapan saya setelah mendapatkan gelar Sarjana Teknik (ST) ialah, berikut ceritanya.
            Tahun 2001 saya memulai sebagai seorang pelajar tingkat dasar dan saya mengakhiri pada tahun 2007 dengan nilai yang sangat biasa dan saya sebagai seorang anak pertama yang mimiliki prestasi dibawah adik saya sering sekali merasa dijatuhkan oleh orang tua saya yang lebih membanggakan adik saya. Selepas lulus SD saya hampir tidak bisa masuk SMPN dikarenakan nilai saya yang biasa saja, berbeda dengan adik saya yang dengan mudah masuk SMPN. Setelah lulus SMP saya memulai belajar lebih keras untuk membuktikan bahwa saya sebagai anak pertama bisa dan pantas untuk dibanggakan. Singkat cerita, akhirnya saya bisa lebih dari adik saya. Memasuki masa SMA saya aktif di organisasi yang membuat saya lebih percaya diri saat menghadapi tugas-tugas presentasi dan saya diakui oleh teman-teman saya bahwa ketika saya presentasi mereka sangat paham dengan apa yang saya jelaskan. Sejak saat itu saya mulai merasa bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, dan saya merasa lebih baik ketika saya bisa memberikan ilmu atau pengetahuan yang saya punya. Memasuki masa kuliah saya merasa lebih percaya diri karena prestasi yang baik di masa SMA. Mimpi dan harapan saya hampir seperti kenyataan ketika saya bisa menjadi Asisten Laboraturium, karena di Lab saya merasa seperti dosen yang bisa memberikan ilmu yang saya miliki. Namun saya memahami bahwa menjadi dosen tidak cukup dengan gelar Sarjana, maka dari itu ketika mendapatkan gelar Sarjana Teknik saya ingin melanjutkan studi saya ke jenjang Megister. Setelah lulus S2 barulah saya akan mengejar impian saya. Tidak sampai disitu, setelah mendapatkan gelar dan menjadi dosen, saya ingin menjadi pengusaha yang bergerak dibidang properti. Saya menyadari untuk membangun perusahaan yang bergerak dibidang tersebut tidaklah mudah, butuh modal yang cukup besar dan pengalaman yang cukup. Hal ini membuat saya berfikir untuk bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak dibidang tersebut agar saya bisa mendapatkan pengalaman dan modal  untuk mendirikan perusahaan sendiri. Setelah itu tercapai, saya ingin memberangkatkan orang tua saya pergi ibadah ke tanah suci.
            Akhir kata saya ucapkan terimakasih telah menyempatkan untuk membaca dan mengunjungi blog saya. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan dihati anda. Sedikit kutipan kata terakhir untuk melengkapi postingan ini dari saya “ jadikanlah mimpi kita sebagai rencana untuk menyusun kehidupan yang lebih baik, dan apabila mimpi tersebut baik bagi kita dan orang sekitar kita maka wujudkanlah mimpi tersebut”.


Read More..

Selasa, 29 November 2016

USAHA KREATIF DAN INOVATIF

USAHA KREATIF DAN INOVATIF

Kebutuhan manusia yang sama namun selalu menginginkan hal yang berbeda sebelumnya membuat beberapa orang tergerak untuk mengembangkan ide-ide baru. inovasi merupakan suatu ide baru yang dikeluarkan oleh seseorang dan belum pernah ada yang melakukan hal tersebut. Makanan merupakan suatu hal yang sering sekali dikonsumsi oleh masyarakat, namun jika makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat hanya itu-itu saja tanpa adanya inovasi maka masyarakat akan bosan dan meninggalkan hal tersebut.
Tahu bulat awalnya merupakan makanan biasa namun setelah mucul sebuah ide pemasaran yang sangat baik makan tahu bulat bisa dikenal oleh banyak kalangan masyarakat mulai dari anak-anak sampai kalangan dewasa. Teknik pemasaran yang kreatif dengan menggunakan rekaman dan disalurkan oleh speaker membuat segelintir masyarakat datang berbondong-bondong untuk melihat dan membeli. Awalnya mungkin masyarakat hanya melihat dari apa yang dia dengar, namun karena penasaran dengan apa yang ditawarkan melalui speaker maka masyarakat membelinya. Hal ini merupakan strategi yang membuat orang penasaran dan membelinya, tetapi ketika sudah membeli tahu bulat bukan berarti orang tersebut tidak penasaran, melainkan ketagihan karena rasa aslinya yang gurih ditambah dengan varian bumbu-bumbu yang membuat tahu ini makin diminati dikalangan masyarakat khususnya dikota Bekasi.
Menurut saya usaha dengan teknik pemasaran seperti ini sangatlah menarik perhatian konsumen. Bukan karena tekniknya saja tetapi karena cita rasa dari tahu bulat tersebut yang membuat lidah konsumen menginginkannya lagi dan lagi. Usaha seperti ini bisa bertahan cukup lama karena varian rasa yang ditawarkan masih relative sedikit sehingga bisa dikembangkan dan membuat minat dari konsumen kembali meningkat ketika mereka sudah jenuh dengan varian rasa yang ada. Selain itu harganya yang relatif murah yaitu 500 rupiah menjadi daya tarik tersendiri untuk menolak agar tidak membelinya.





Read More..

Sabtu, 22 Oktober 2016

Kewirausahaan (Analisis SWOT)

Kewirausahaan (Analisis SWOT)

Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas tentang produk air yang bernama kangen water. Produk ini merupakan produk unggulan yang memiliki beberapa kelebihan dari air lainnya.
Kangen Water merupakan minuman yang terbuat dari teknologi inovatif Enagic yang dapat memproduksi air alkali dan air asam terionisasi melalui elektrolisis. Air ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk minum, memasak, kecantikan dan pembersihan. Kangen Water juga mengandung beberapa mineral yang diperlukan tubuh seperti kalsium, sodium, potasium dan magnesium. Air kangen water diperoleh melalui mekanisme elektrolisis serta ionisasi yang menggunakan filter-filter tertentu untuk menghasilkan produk tersebut. Peoses elekrolisis tersebut akan memisahkan air biasa (dalam format kimiawi H2O) menjadi dua molekul berbeda, salah satunya adalah molekul HO yang bersifat asam (asidik) dan yang satunya lagi adalah molekul OH yang bersifat alkalis. Jika molekul HO selama ini digunakan sebagai obat dengan cara topical (pengolesan) pada beberapa jenis terapi, sedangkan molekul terakhir yang disebut ini merupakan air dalam bentuk konsumsi minum. Tubuh kita memerlukan baik asam maupun basa bagi kelangsungan metabolisme didalamnya, termasuk dalam perbaikan fungsi sel. Air kangen water berfungsi sebagai penyeimbang untuk memudahkan tubuh mengembalikan ke pH normal sekitar 7.4. Air kangen atau yang biasa disebut dengan Kangen Water adalah air minum yang bersih dari zat-zat kimia dan memiliki pH sekitar 8.5 – 9.5. Air dengan pH 8.5 – 9.5 adalah air basa atau alkaline, dimana air tersebut memiliki reduksi yang kuat untuk mencegah proses penuaan dan membantu menjaga tubuh pada pH basa optimal.

·         Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari Kangen Water, diantaranya sebagai berikut :
-          Menghidrasi Tubuh
-          Menetralkan Radikal Bebas
-          Menyeimbangkan pH Alami Tubuh
-          Menjaga tetap awet muda
-          Detoksifikasi dan Pembersihan
-          Meningkatkan Energi
-          Antioksidan Yang Kuat, dll.

·         Kekuatan (strengths) pada bisnis Enagic Kangen Water
Kekuatan yang terdapat pada bisnis Enagic Kangen Water adalah dari sistem dan jaringannya karena sistem dan jaringan yang dimiliki oleh bisnis ini sudah tertata dan dibangun dengan baik sehingga tidak perlu lagi menghawatirkan hal tersebut.

·         Kelemahan (weaknesses) pada bisnis Enagic Kangen Water
Kelemahan yang terdapat pada bisnis Enagic Kangen Water adalah Bisnis ini memang cukup menguntungkan tetapi dalam memasarkannya tidaklah mudah dikarenakan harga mesinnya yang cukup mahal dan hanya dapat dibeli oleh kalangan atas.


·         Peluang (oppurtunities) pada bisnis Enagic Kangen Water
Peluang untuk memulai bisnis ini memang besar karena produk yang dihasilkan adalah air dan semua manusia butuh air sehingga produk ini memang sangat diperlukan oleh manusia. Berikut adalah beberapa peluang yang bisa didapat melalui bisnis ini :
- Distribusi air, harga air kangen/galon adalah Rp. 50.000, jika menjual 2 galon/hari maka keuntungan yang didapat adalah Rp. 3.000.000 dan semakin banyak yang terjual maka keuntungan yang didapat juga lebih banyak.
- Distribusi Beauty Spray, harga beauty spray/botol adalah Rp. 30.000, jika menjual 5 botol/hari maka keuntungan yang didapat adalah Rp. 4.500.000 dan semakin banyak yang terjual maka keuntungan yang didapat juga lebih banyak.
- Komisi Penjualan Mesin, keuntungan yang didapat Rp. 2.900.000,-/mesin (mesin ke 1-2), keuntungan yang didapat Rp. 5.800.000,-/mesin (mesin ke 3-10), keuntungan yang didapat Rp. 8.700.000,-/mesin (mesin ke 11-20), keuntungan yang didapat Rp. 11.600.000,-/mesin (mesin ke 21-50), keuntungan yang didapat Rp. 14.500.000,-/mesin (mesin ke 51-100), dan keuntungan yang didapat Rp. 17.400.000,-/mesin (mesin > 100).

·         Ancaman (threats) pada bisnis Enagic Kangen Water
            Ancaman yang bisa didapatkan dari bisnis ini adalah perusahan-perusahan lain yang serupa dengan bisnis ini karena bisnis air seperti ini memang menguntungkan dan dibutuhkan oleh masyarakat, jadi untuk menanggulangi hal tersebut dibutuhkan pemasaran yang baik untuk tetap bisa bersaing dengan perusahaan lainnya.

·         Perbedaan bisnis Enagic Kangen Water dengan bisnis lainnya
            Perbedaan yang terdapat pada bisnis Kangen Water ini dengan bisnis-bisnis yang lainnya ialah dari sistem dan jaringannya, termasuk dengan salah satu bisnis yang saya ketahui yaitu bisnis cafe atau kedai. Bisnis cafe yang saya ketahui memang cukup menguntungkan karena di indonesia memang bisnis seperti ini sedang sangat marak karena memang sangat cocok bagi anak muda indonesia, namun kesulitan yang menjadi masalah dalam bisnis ini yaitu pembuatan sistem dan jaringannya kaerna dalam membangun sistem dan jaringan tidak lah mudah dan membutuhkan waktu yang cukup lama bahkan sampai bertahun-tahun untuk mendapatkan suatu sistem dan jaringan yang baik.

            Berbeda dengan bisnis Enagic Kangen Water yang sudah memiliki sistem dan jaringan yang baik, jadi kita tanpa perlu lagi memikirkan hal tersebut bila menjadi mitra dari Enagic Kangen Water, yang harus dilakukan hanyalah melakukan semua bisnis tersebut seperti yang telah ditawarkan oleh Enagic Kangen Water.
Read More..

Kamis, 12 Mei 2016

PERTAMBANGAN DAN INDUSTRI

PERTAMBANGAN DAN INDUSTRI
A.    Pengertian Kegiatan Usaha Pertambangan
 Usaha pertambangan merupakan kegiatan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam tambang (bahan galian) yang terdapat dalam bumi Indonesia. Dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara Pasal 1 butir (1) disebutkan pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan, dan pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan pasca tambang. Usaha pertambangan adalah kegiatan dalam rangka pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi tahapan kegiatan penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, kostruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta pasca tambang. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa usaha pertambangan bahan-bahan galian dibedakan menjadi 6 (enam) macam yaitu:
1. Penyelidikan umum, adalah tahapan kegiatan pertambangan untuk mengetahui kondisi geologi regional dan indikasi adanya mineralisasi;
 2. Eksplorasi, adalah tahapan kegiatan usaha pertambangan untuk memperoleh informasi secara terperinci dan teliti tentang lokasi, bentuk, dimensi, sebaran, kualitas, dan sumber daya terukur dari bahan galian, serta informasi mengenai lingkungan sosial dan lingkungan hidup;
3. Operasi produksi, adalah tahapan kegiatan usaha pertambangan yang meliputi konstruksi, penambangan, pengolahan, pemurnian, termasuk pengangkutan dan penjualan, serta sarana pengendalian dampak lingkungan sesuai dengan hasil studi kelayakan;
 4. Konstruksi, adalah kegiatan usaha pertambangan untuk melakukan pembangunan seluruh fasilitas operasi produksi, termasuk pengendalian dampak lingkungan;
5. Penambangan, adalah bagian kegiatan usaha pertambangan untuk memproduksi mineral dan/atau batubara dan mineral ikutannya;
6. Pengolahan dan pemurnian, adalah kegiatan usaha pertambangan untuk meningkatkan mutu mineral dan/atau batubara serta untuk memanfaatkan dan memperoleh mineral ikutan; 7. Pengangkutan, adalah kegiatan usaha pertambangan untuk memindahkan mineral dan/atau batubara dari daerah tambang dan/atau tempat pengolahan dan pemurnian sampai tempat penyerahan;
8. Penjualan, adalah kegiatan usaha pertambangan untuk menjual hasil pertambangan mineral atau batubara.
Usaha pertambangan ini dikelompokkan atas:
1.      Pertambangan mineral; dan
2.      Pertambangan batubara.
Mineral adalah senyawa anorganik yang terbentuk di alam, yang memiliki sifat fisik dan kimia tertentu serta susunan kristal teratur atau gabungannya yang membentuk batuan, baik dalam bentuk lepas atau padu. Pertambangan mineral adalah pertambangan kumpulan mineral yang berupa bijih atau batuan, di luar panas bumi, minyak dan gas bumi, serta air tanah. Pertambangan mineral digolongkan atas:
1. Pertambangan mineral radio aktif;
2. Pertambangan mineral logam;
3. Pertambangan mineral bukan logam;
4. Pertambangan batuan.
Batubara adalah endapan senyawa organik karbonan yang terbentuk secara alamiah dari sisa tumbuh-tumbuhan.  Pertambangan batubara adalah pertambangan endapan karbon yang terdapat di dalam bumi, termasuk bitumen padat, gambut, dan batuan aspal.

Di dalam bidang pertambangan dikenal 2 (dua) jenis kegiatan pertambangan, yakni:
 a. Tambang Terbuka (Surface Mining). Pemilihan sistem penambangan atau tambang terbuka biasa diterapkan untuk bahan galian yang keterdapatannya relatif dekat dengan permukaan bumi.
b. Tambang Bawah Tanah (Underground Mining). Tambang bawah tanah mengacu pada metode pengambilan bahan mineral yang dilakukan dengan membuat terowongan menuju lokasi mineral tersebut karena letak mineral yang umumnya berada jauh di bawah tanah.

B.     Pengertian Industri
Istilah industri sering diidentikkan dengan semua kegiatan ekonomi manusia yang mengolah barang mentah atau bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Dari definisi tersebut, istilah industri sering disebut sebagai kegiatan manufaktur (manufacturing). Padahal, pengertian industri sangatlah luas, yaitu menyangkut semua kegiatan manusia dalam bidang ekonomi yang sifatnya produktif dan komersial. Disebabkan kegiatan ekonomi yang luas maka jumlah dan macam industri berbeda-beda untuk tiap negara atau daerah. Pada umumnya, makin maju tingkat perkembangan perindustrian di suatu negara atau daerah, makin banyak jumlah dan macam industri, dan makin kompleks pula sifat kegiatan dan usaha tersebut. Cara penggolongan atau pengklasifikasian industri pun berbeda-beda. Tetapi pada dasarnya, pengklasifikasian industri didasarkan pada kriteria yaitu berdasarkan bahan baku, tenaga kerja, pangsa pasar, modal, atau jenis teknologi yang digunakan. Selain faktor-faktor tersebut, perkembangan dan pertumbuhan ekonomi suatu negara juga turut menentukan keanekaragaman industri negara tersebut, semakin besar dan kompleks kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi, maka semakin beranekaragam jenis industrinya. Adapun klasifikasi industri berdasarkan kriteria masing-masing (Siahaan, 1996), adalah sebagai berikut :
1.      Klasifikasi industri berdasarkan tenaga kerja
Berdasarkan jumlah tenaga kerja yang digunakan, industri dapat dibedakan menjadi :
a. Industri rumah tangga, yaitu industri yang menggunakan tenaga kerja kurang dari empat orang. Ciri industri ini memiliki modal yang sangat terbatas, tenaga kerja berasal dari anggota keluarga, dan pemilik atau pengelola industri biasanya kepala rumah tangga itu sendiri atau anggota keluarganya. Misalnya: industri anyaman, industri kerajinan, industri tempe/tahu, dan industri makanan ringan.
b. Industri kecil, yaitu industri yang tenaga kerjanya berjumlah sekitar 5 sampai 19 orang, Ciri industri kecil adalah memiliki modal yang relatif kecil, tenaga kerjanya berasal dari lingkungan sekitar atau masih ada hubungan saudara. Misalnya: industri genteng, industri batubata, dan industri pengolahan rotan.
c. Industri sedang, yaitu industri yang menggunakan tenaga kerja sekitar 20 sampai 99 orang. Ciri industri sedang adalah memiliki modal yang cukup besar, tenaga kerja memiliki keterampilan tertentu, dan pimpinan perusahaan memiliki kemapuan manajerial tertentu. Misalnya: industri konveksi, industri bordir, dan industri keramik.
d. Industri besar, yaitu industri dengan jumlah tenaga kerja lebih dari 100 orang. Ciri industri besar adalah memiliki modal besar yang dihimpun secara kolektif dalam bentuk pemilikan saham, tenaga kerja harus memiliki keterampilan khusus, dan pimpinan perusahaan dipilih melalui uji kemampuan dan kelayakan (fit and profer test). Misalnya: industri tekstil, industri mobil, industri besi baja, dan industri pesawat terbang.
2. Klasifikasi industri berdasarkan lokasi usaha
 Keberadaan suatu industri sangat menentukan sasaran atau tujuan kegiatan industri. Berdasarkan lokasi unit usahanya, industri dapat dibedakan menjadi :
a. Industri berorientasi pada pasar (market oriented industry), yaitu industri yang didirikan mendekati daerah persebaran konsumen.
b. Industri berorientasi pada tenaga kerja (employment oriented industry), yaitu industri yang didirikan mendekati daerah pemusatan penduduk, terutama daerah yang memiliki banyak angkatan kerja tetapi kurang pendidikannya.
c. Industri berorientasi pada pengolahan (supply oriented industry), yaitu industri yang didirikan dekat atau di tempat pengolahan. Misalnya: industri semen di Palimanan Cirebon (dekat dengan batu gamping), industri pupuk di Palembang (dekat dengan sumber pospat dan amoniak), dan industri BBM di Balongan Indramayu (dekat dengan kilang minyak).
d. Industri berorientasi pada bahan baku, yaitu industri yang didirikan di tempat tersedianya bahan baku. Misalnya: industri konveksi berdekatan dengan industri tekstil, industri pengalengan ikan berdekatan dengan pelabuhan laut, dan industri gula berdekatan lahan tebu.
e. Industri yang tidak terikat oleh persyaratan yang lain (footloose industry), yaitu industri yang didirikan tidak terikat oleh syaratsyarat di atas. Industri ini dapat didirikan di mana saja, karena bahan baku, tenaga kerja, dan pasarnya sangat luas serta dapat ditemukan di mana saja. Misalnya: industri elektronik, industri otomotif, dan industri transportasi.
3. Klasifikasi industri berdasarkan proses produksi
 Berdasarkan proses produksi, industri dapat dibedakan menjadi :
 a. Industri hulu, yaitu industri yang hanya mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi. Industri ini sifatnya hanya menyediakan bahan baku untuk kegiatan industri yang lain. Misalnya: industri kayu lapis, industri alumunium, industri pemintalan, dan industri baja.
b. Industri hilir, yaitu industri yang mengolah barang setengah jadi menjadi barang jadi sehingga barang yang dihasilkan dapat langsung dipakai atau dinikmati oleh konsumen. Misalnya: industri pesawat terbang, industri konveksi, industri otomotif, dan industri meubel.
4. Klasifikasi industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian
Selain pengklasifikasian industri tersebut di atas, ada juga pengklasifikasian industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 19/M/ I/1986 yang dikeluarkan oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Adapun pengklasifikasiannya adalah sebagai berikut :
a.       Industri Kimia Dasar (IKD) Industri Kimia Dasar merupakan industri yang memerlukan modal yang besar, keahlian yang tinggi, dan menerapkan teknologi maju.
b.      Industri Mesin Logam Dasar dan Elektronika (IMELDE) Industri ini merupakan industri yang mengolah bahan mentah logam menjadi mesin-mesin berat atau rekayasa mesin dan perakitan
c.       Aneka Industri (AI) Industri ini merupakan industri yang tujuannya menghasilkan bermacam-macam barang kebutuhan hidup sehari-hari
d.      Industri Kecil (IK) Industri ini merupakan industri yang bergerak dengan jumlah pekerja sedikit, dan teknologi sederhana. Biasanya dinamakan industri rumah tangga

e.       Industri Pariwisata Industri ini merupakan industri yang menghasilkan nilai ekonomis dari kegiatan wisata. Bentuknya bisa berupa wisata seni dan budaya
Read More..